Jumat, 30 Agustus 2019

Kemenangan atas Malaysia Jadi Harga Mati untuk Timnas Indonesia

Jakarta - Pelatih tim nasional Indonesia, Simon McMenemy, tidak tahu tawar-menawar. Memulai putaran kedua Grup G di Kualifikasi Piala Dunia 2022, ia mengatakan kemenangan atas Malaysia adalah harga tetap untuk tim nasional Indonesia.

McMenemy telah bekerja sangat keras dalam mempersiapkan skuad tim nasional Indonesia. Evan Dimas Darmono dan teman-temannya dilatih selama hampir dua minggu melawan Malaysia dan partai-partai lain yang berhadapan dengan Thailand.

Tim nasional Indonesia akan memulai petualangannya di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Malaysia pada 5 September 2019 dan Thailand lima hari kemudian. Dua pertandingan itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan.

"Saya hanya ingin menang melawan Malaysia. Apa pun metodenya. Saya hanya ingin menang," kata McMenemy kepada wartawan, Jumat (30/8/2019).

Dalam persiapan untuk dua pertempuran, McMenemy memanggil 24 pemain ke tim nasional Indonesia. Termasuk, enam tokoh naturalisasi yang meliputi Victor Igbonefo, Otavio Dutra, Stefano

Latihan Ringan

Setelah bertanding melawan Bhayangkara FC, Rabu (28/8/2019), pusat pelatihan tim nasional Indonesia di Bogor berakhir. Kini, tim berjuluk regu Garuda berkumpul di Jakarta.

"Kami hanya berlatih permainan internal di Jakarta. Saya tidak ingin melibatkan pemain terlalu banyak dalam situasi pertandingan," tambah McMenemny.

"Karena pemain saya juga banyak berkompetisi dalam kompetisi," kata arsitek berusia 41 tahun itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar